Ir para o conteúdo
Mostrar cesto Esconder cesto
Voltar a Blog
Tela cheia

Asal - Usul Kehidupan

25 de Fevereiro de 2019, 13:12 , por Itu SEO - 0sem comentários ainda | Ninguém está seguindo este artigo ainda.
Visualizado uma vez

Asal Usul KehidupanSejak zaman dahulu, asal – usul kehidupan manusia selalu menjadi objek menarik untuk diteliti oleh para Ilmuwan sedunia dan sekelompok manusia di masa depan. Selama sekitar ratusan tahun, para Ilmuwan tersebut telah mengelilingi dunia, menjelajahi setapak – demi setapak bagian dari permukaan Bumi ini guna melakukan penelitian dan ingin mengetahui tentang seluk – beluk kehidupan mahkluk hidup yang jumlahnya sangat banyak dan beraneka ragam dimana dikabarkan sudah ada sejak pertama kali Bumi ini dibentuk !

Nah dalam keanekaragaman asal – usul tersebut, para Ilmuwan berhasil menemukan bahwa beberapa kelompok dari mahkluk hidup bersangkutan ditemukan memiliki beberapa kesamaan dalam hal bentuk tubuh dan pola tingkah laku mereka sehari – hari di dalam menjalani sebuah kehidupan sosial.

Para Ilmuwan sudah sejak lama berusaha mengumpulkan fakta – fakta lalu memberikan penjelasan dan jawaban tentang beberapa pertanyaan terkait dengan bagaimana  kehidupan  mereka pada jaman dahulu yang berawal / berasal darimana ? Untuk dapat memberikan jawaban yang memuaskan serta mendekati teori – teori asal – usul kehidupan yang dikeluarkan oleh para Ahli dan Ilmuwan di bidangnya masing – masing maka perlu menjelaskan dan mendukung disertai bukti – bukti nyata tentang kebenaran dari teori masing – masing.

Para Ahli dan kelompok Ilmuwan mengeluarkan dan mengemukakan bahwa teori – teori bersangkutan didasarkan atas fakta berupa bukti – bukti pendukung teori sebenarnya belum bisa dan belum cukup kuat untuk sepenuhnya menjelaskan tentang teori asal – usul kehidupan, karena teori – teori tersebut hingga saat ini masih bersifat teori belaka.

Dari sekian banyak teori yang beredar di seluruh dunia, ditemukan dua kelompok besar teori yang membahas tentang asal – usul kehidupan yang mudah dipahami dan diterima secara luas yaitu Teori Evolusi Kimia dan Teori Evolusi Biologi. Selanjutnya kedua kelompok besar teori ini memiliki teori – teori turunan yang dijelaskan berdasarkan atas catatan sejarah kemunculan dari teori – teori tentang asal – usul kehidupan contohnya adalah Teori Abiogenesisi, Biogenesis, dan yang lainnya merupakan langkah awal dari rangkaian proses pemikiran manusia di masa depan mengenai asal – usul kehidupan mahkluk hidup terutama manusia.

Teori Abiogenesis

Menurut teori ini menjelaskan bahwa makhluk hidup sebenarnya berasal dari jenis benda – benda tertentu atau mereka ada di alam semesta ini dengan sendirinya. Maka dari itu Teori Abiogenesis dikenal juga dengan istilah lain yaitu teori ‘Generatio Spontanea’ yang mengandung makna bahwa penciptaan mahluk hidup di alam semesta ini terjadi secara tiba – tiba. Semua kehidupan berasal dari benda – benda tak hidup yang terjadi secara spontan. Artinya bahwa asal – usul kehidupan memang berasal dari benda – benda tak hidup yang sudah melalui serangkaian proses dimana menurut Aristoteles menjelaskan lebih rinci tentang teori ini yaitu merupakan salah satu teori pelopor yang didukung oleh Aristoteles dan teman – teman sependapat (tahun 384 s/d 322 SM).

Aristoteles menerangkan bahwa sebuah kehidupan adalah berasal dari benda – benda tak hidup di alam semesta ini yang berkumpul lalu membentuk sebuah proses secara spontanitas. Teori ini dikemukakan berdasarkan atas pengamatan Aristoteles tentang kehidupan larva lalat yang keberadaannya di Bumi ini diduga muncul secara tiba – tiba pada seonggok daging sapi yang sudah setengah membusuk. Lalu Aristoteles menarik sebuah kesimpulan bahwa larva lalat yang bersangkutan berasal dari daging yang membusuk tersebut.

Pendukung Teori Abiogenesis tersebut di atas adalah Needham merupakan seorang Ilmuwan yang berasal dari Inggris hidup antara tahun 1713 s/d 1781. John Needham sudah beberapa kali melakukan percobaan – percobaan dengan penelitian, salah satunya adalah dengan mengisi sebutir buah Labu segar yang dilubangi dengan beberapa sendok makan kaldu daging sapi lalu ditutup rapat. Kemudian Labu ini dipanaskan namun kaldu di dalamnya tidak sampai mendidih. Selanjutnya Labu beserta kaldu daging sapi disimpan rapat di dalam suhu kamar tidur. Setelah beberapa hari berlalu, ternyata air kaldu daging sapi di dalam Labu menjadi berwarna keruh yang menandakan bahwa di dalam Labu berisikan ‘Mikrobia’. Labu yang bersangkutan disimpan lagi untuk beberapa hari, ternyata isi Labu menjadi berwarna semakin keruh yang menunjukkan bahwa di dalam Labu bersangkutan sudah terkontaminasi dengan sekelompok Mikrobia penyebab air kaldu menjadi pekat dan keruh.

Berdasarkan atas hasil percobaan tersebut di atas, Needham menarik sebuah kesimpulan bahwa Mikrobia adalah faktor utama penyebab air kaldu daging sapi di dalam buah Labu menjadi berwarna keruh dan pekat. Dari sini Needham melanjutkan penjelasannya bahwa sebuah kehidupan berasal dari benda mati !

Menurut teori atau paham Generation Spontanea tersebut di atas, masing – masing kehidupan adalah berasal dari benda tidak hidup yang terjadi dengan spontan, contohnya adalah beberapa tersebut di bawah ini :

1/Teori yang menjelaskan bahwa Ikan – Ikan kecil dan Katak berasal dari lumpur.

2/Teori yang menjelaskan bahwa Cacing berasal dari tanah.

3/Teori – teori yang menjelaskan sekumpulan Belatung berasal dari daging yang sudah membusuk.

4/Teori – teori yang menjelaskan bahwa Tikus berasal dari sekam dan kain yang sudah kotor.

Pada akhir tahun 1600, banyak orang di seluruh dunia percaya dan setuju dengan isi dari Teori Generatio Spontanea terhadap hewan – hewan tertentu. Bahkan seorang ‘doktor’ pada masa itu yaitu Jan Baptist Van Helmont menciptakan sebuah resep untuk membuat seekor Tikus yaitu dengan cara yang sangat sederhana, beliau melempar beberapa biji dari biji – bijian ke atas selembar kain lusuh yang diletakkan di sudut ruang gudang di bawah tanah (Heath Biology, 1985).

Setelah Mikroskop ditemukan sekitar tahun 1600, adalah Antonie Van Leeuwenhoek mampu melihat adanya sekumpulan ‘Mikroorganisme’ / ‘Animalculus’ di dalam air bekas rendaman jerami. Temuan ini semakin menguatkan isi dari Teori Abiogenesis dimana para pendukung dari teori ini menjelaskan dan berpendapat bahwa Mikroorganisme sebenarnya berasal dari jerami yang sudah dalam kondisi membusuk. Namun Leeuwenhoek menolak pernyataan tersebut dengan menjelaskan pendapatnya sendiri yaitu bahwa Mikroorganisme sebenarnya berasal dari udara.

Para penganut Abiogenesis di dalam melakukan penelitian dan menarik sebuah kesimpulan ternyata memiliki beberapa kelemahan antara lain, mereka belum mampu melakukan analisa dan melihat benda – benda berukuran sangat kecil seperti bakteri, kista, ataupun telur – telur cacing yang menempel dan terbawa ke dalam materi percobaan yang sedang mereka teliti. Seperti dilakukan oleh Aristoteles ketika beliau meneliti tidak menggunakan Mikroskop karena belum ditemukan. Tentu saja penelitian – penelitian mereka mengalami kegagalan namun yang terpenting untuk diingat adalah cara berpikir dari para Ahli tersebut di dalam menemukan sebuah jawaban jitu mengenai asal – usul kehidupan di Bumi ini sudah mampu mengacu kepada pola berpikir dengan mengaplikasikan metode ilmiah.

Meskipun pada kenyataannya tidak semua orang di dunia ini setuju dengan teori – teori yang bersangkutan terutama Teori Abiogenesis, maka dari itu beberapa diantaranya melakukan penyelidikan dan penelitian secara terpisah mengenai asal – usul dari mahkluk hidup dengan melakukan puluhan percobaan.

Beratus – ratus tahun kemudian, Teori Abiogenesis pada akhirnya mulai goyah oleh banyaknya kritikan terhadap kekurangan di dalamnya, kemudian muncul tokoh – tokoh baru yang menjelaskan tentang teori mereka masing – masing berdasarkan atas penelitian yang dilakukan antara lain : Francesco Redi (Italia, 1626 s/d 1697), Lazzaro Spallanzani (Italia, 1729 s/d 1799) dan Louis Pasteur (Perancis, 1822 s/d 1895).

Demikian kami menjelaskan tentang asal – usul kehidupan bagian , semoga bermanfaat bagi para pembaca.


0sem comentários ainda

    Enviar um comentário

    Os campos são obrigatórios.

    Se você é um usuário registrado, pode se identificar e ser reconhecido automaticamente.

    Cancelar

    Itu SEO

    0 amigos

    Nenhum(a)