Ir para o conteúdo
Mostrar cesto Esconder cesto
Voltar a Blog
Tela cheia

Fungsi Alat Musik Rindik

27 de Novembro de 2018, 6:39 , por Itu SEO - 0sem comentários ainda | Ninguém está seguindo este artigo ainda.
Visualizado 4 vezes

Fungsi Alat Musik Rindik - Alat musik tradisional ini cukup terkenal dan banyak yang menyukai di Bali tidak hanya oleh warga Bali asli namun turis asing yang kebetulan melancong ke Bali untuk liburan juga suka memainkannya, merupakan alat musik tradisional yang berfungsi sebagai pengiring dan pelengkap seperangkat alat musik yang biasanya ditampilkan sebagai alat musik pengiring dalam pertunjukan Tarian Tradisional Joged Bumbung dan pada upacara pernikahan atau resepsi. Alunan dari suaranya yang merdu dan unik ini sangat cocok untuk menciptakan suasana romantis.

Pada gambar di atas seperti yang kami jelaskan sebelumnya, alat musik Rindik ini merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bambu pilihan yang telah dipotong - potong dan ditata dalam ukuran tertentu. Jumlah dari potongan bambu terdiri dari 11 (sebelas) buah hingga 13 (tiga belas) buah.

Masing – masing buah bambu berukuran dan mengeluarkan nada yang berbeda. Ukuran bambu yang semakin besar maka akan semakin bernada rendah, tetapi sebaliknya jika bambu berukuran kecil, maka bambu tersebut akan mengeluarkan nada tinggi dan sangat nyaring. Bambu dalam alat musik ini ditata sedemikian rapi di atas pelawah / wadah yang permainannya dimulai dari nada terendah pada sudut kiri hingga menghasilkan nada yang tertinggi dibagian paling kanan.

Baca Juga : Pengertian Siklus Litik

Nada yang dihasilkan termasuk ke dalam nada pentatonic atau laras slendro, yang artinya hanya mempunyai 5 nada utama. Alat musik Rindik ini selanjutnya akan dimainkan dengan mengaplikasikan 2 (dua) buah alat pemukul yang terbuat dari karet dan berukuran berbeda – beda sesuai dengan jenis lagu yang akan dipertunjukkan. Pemukul dalam ukuran besar difungsikan untuk penggunaan tangan sebelah kiri dan sebaliknya karena nada yang dihasilkan pada bagian kiri adalah lebih rendah sehingga saat anda akan dimainkan menghasilkan sebuah keseimbangan nada.

Membutuhkan keahlian khusus dalam memainkan Rindik disertai dengan rasa cinta terhadap alunan suaranya yang merdu dan etnis.

Mainkan dengan memanfaatkan kedua tangan dimana fungsi keduanya adalah berbeda. Pada tangan kanan berfungsi untuk memainkan kotekan, sedangkan pada tangan kiri berfungsi untuk memainkan melodi. Jika digabungkan akan menghasilkan suara yang melengking dan sangat merdu. Pemainnya dibedakan menjadi 2 (dua) macam, yang pertama adalah berfungsi untuk memainkan pokok lagu atau gendhing Bali, sedangkan yang lainnya adalah memainkan sangsih.

Jika keduanya dipadukan dengan serasi maka akan menghasilkan suara yang merdu dan harmonis. Untuk pemula perlu memperhatikan tehnik dalam memainkan alat musik ini terutama pada teknik pukulan atau ngundil, yakni teknik melakukan pukulan yang menonjolkan permainan tangan kiri dimana pukulan yang dihasilkan wajib bisa mengimbangi pukulan dari tangan kanan si pemain yang divariasikan seperti pada pertunjukan Joged Bumbung, dimana teknik ini disebut dengan istilah jegog.

Perkembangan Alat Musik Rindik

Dalam perkembangannya di masa depan diharapkan alat musik Rindik mampu menjadi salah satu alat musik tradisional Bali yang memiliki sifat lebih fleksibel dan berfungsi banyak untuk beragam keperluan terutama terkait dengan dunia seni seperti sebagai pengiring pertunjukan tari, dimana alat musik Rindik ditampilkan sebagai pertunjukan musik seperti untuk pengiring pernikahan dan resepsi atau acara peresmian kantor selain bisa ditampilkan dalam acara festival budaya, penyambutan tamu besar dan pada acara budaya lainnya di luar pulau bahkan ke mancanegara.

Baca Juga :


0sem comentários ainda

    Enviar um comentário

    Os campos são obrigatórios.

    Se você é um usuário registrado, pode se identificar e ser reconhecido automaticamente.

    Cancelar

    Itu SEO

    0 amigos

    Nenhum(a)