Ir para o conteúdo
Mostrar cesto Esconder cesto
Voltar a Blog
Tela cheia

Latarbelakang Perumusan Teks Proklamasi

21 de Abril de 2019, 1:49 , por Itu SEO - 0sem comentários ainda | Ninguém está seguindo este artigo ainda.
Visualizado 5 vezes

Perumusan Teks ProklamasiTanggal 6 Agustus tahun 1945, sebuah bom atom diledakkan di wilayah Kota Hiroshima di Jepang oleh Amerika Serikat yang berpengaruh buruk terhadap perkembangan moral rakyat Jepang dan dapat menurunkan semangat kerja tentara Jepang di seluruh dunia.

Satu hari selanjutnya oleh BPUPKI / Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau dalam Bahasa Jepang dikenal dengan istilah ‘Dokuritsu Junbi Cosakai’ yang sempat berganti nama menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia / PPKI yang dikenal juga sebagai istilah yaitu ‘Dokuritsu Junbi Inkai’ di dalam Bahasa Jepang, memiliki fungsi untuk dapat lebih jelas dalam menegaskan tentang keinginan dan tujuan pencapaian kemerdekaan Negara Indonesia.

Tanggal 9 Agustus 1945, bom atom kedua dijatuhkan di atas wilayah Nagasaki di Jepang yang menyebabkan Pemerintahan Jepang menyerah kepada Amerika Serikat dan sekutu – sekutunya. Momen inilah yang selanjutnya dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan Negara Indonesia.

Tanggal 14 Agustus 1945, Negara Jepang resmi mengumumkan tentang kekalahan mereka dan menyerah kepada Sekutu di dalam Kapal USS Missouri. Tentara dan Angkatan Laut Jepang sebagian masih berkuasa di beberapa wilayah strategis di Indonesia karena janji yang diberikan kepada Pemerintah Indonesia bahwa Jepang akan mengembalikan kekuasaan di Indonesia kepada Sekutu.

Adalah Sutan Sjahrir, Darwis, Wikana dan Chaerul Saleh mendapat kabar penting tersebut di atas dari Radio BBC. Golongan muda di Jakarta segera mendesak kelompok tua untuk segera melakukan penyelamatan diri dengan memproklamasikan kemerdekaan Negara Indonesia. Golongan tua menghendaki tidak terjadinya pertumpahan darah ketika proklamasi kemerdekaan Negara Indonesia nanti akan dilaksanakan. Mereka terlebih dahulu menginginkan mengadakan konsultasi berupa rapat penting dengan PPKI tetapi usul ini ditolak oleh kelompok muda mengingat PPKI merupakan sebuah organisasi yang terbentuk oleh campur tangan Jepang. Kelompok muda berencana kemerdekaan yang didapat adalah atas usaha dari bangsa dan rakyat Indonesia, bukan karena pemberian dari Jepang.

Melalui sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945, beberapa tokoh dari kelompok muda mengajukan pertanyaan sebagai berikut, “ Apakah yang menjadi dasar dari Negara Indonesia apabila kelak negara ini merdeka ?! “ Pertanyaan dari kelompok muda ini secara langsung mendapatkan jawaban dari Soekarno – Hatta sebagai tanggapan dan keperdulian mereka yaitu dengan ‘Pancasila’ menjadi dasar Negara Indonesia yang selanjutnya ditulis / didokumentasikan oleh Radjiman sebagai ketua umum BPUPKI di dalam sebuah pengantar dari buku beliau yang diterbitkan berjudul “ Pancasila “ dirilis pertama kali pada tahun 1948 di Desa Dirgo, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Berdasarkan buku yang bersangkutan menegaskan bahwa Soekarno adalah “ Bapak Bangsa Pencetus Pancasila “.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang Latarbelakang Perumusan Teks Proklamasi untuk dibaca agar memudahkan untuk direnungkan, dipahami lalu bermanfaat !


0sem comentários ainda

    Enviar um comentário

    Os campos são obrigatórios.

    Se você é um usuário registrado, pode se identificar e ser reconhecido automaticamente.

    Cancelar

    Itu SEO

    0 amigos

    Nenhum(a)