Ir para o conteúdo
Mostrar cesto Esconder cesto
Tela cheia

Definisi dan cara Kerja Booting

9 de Abril de 2019, 2:05 , por Itu SEO - 0sem comentários ainda | Ninguém está seguindo este artigo ainda.
Visualizado 95 vezes

Definisi dan cara Kerja Booting - Orang yang sudah malang melintang dalam urusan komputer pasti sudah mengenal itulah booting. Karena aktivitas ini sering kali menjadi resolusi terakhir untuk permasalahan kerusakan software pada perangkat PC maupun laptop. Nah, bagi anda yang baru memiliki komputer dan sudah ingin menjadi teknisi komputer pemula, tidak ada salahnya menjadikan proses booting sebagai dasar belajar yang pertama.

Atas dasar itulah, di artikel berikut ini, kami akan menjelaskan pasal booting. Uraian yang kami ketengahkan adalah masalah definisi atau pengertian beserta cara kerjanya. Silakan disimak semoga ada manfaatnya buat anda.

Pengertian dan Cara Kerja Booting

Pengertian Booting

Menurut arti bebasnya booting adalah proses penyediaan program yang adaptable dengan sistem memori komputer. Program yang disediakan biasanya dalam bentuk monitoring terhadap semua perangkat keras (hardware) yang dilakukan hingga sistem OS komputer siap untuk digunakan.

Aktivitas Booting terjadi pasca komputer dihidupkan. Gejalanya adalah warna komputer berwarna gelap dan terlihat beberapa tulisan bergerak seakan sedang membaca sebuah sistem.

Menurut ahli komputer proses booting terbagi menjadi dua yaitu Cold Booting dan Warm Booting. Cold Booting adalah proses booting yang dilakukan manakala perangkat sedang off. Caranya cukup mudah yaitu anda tinggal menekan tombol Power maka proses booting akan berjalan dengan sendirinya.

Sedangkan Warm Booting adalah aktivitas booting yang dilakukan saat komputer mengalami eror. Caranya adalah menekan tombol Reset yang diiringi dengan menekan tombol Ctrl, Alt dan Del pada keyboard.

Cara Kerja Booting

Berikut ini kami rilis beberapa cara kerja Booting yang dilakukan secara berurutan, yaitu:

Cara kerja pertama adalah ketika anda menekan tombol Power, prosesor akan mencari alamat di dalam Bios. Ketika sudah ketemu Bios akan dihidupkan agar proses booting masuk ke tahap berikutnya.

Pada tahap selanjutnya, Bios memegang kendali untuk melakukan pengecekan segala macam device. Jika device tidak bermasalah proses booting akan berlanjut, jika device ada kendala, maka secara otomatis proses terhenti dan ada pemberitahuan kalau device sedang eror. Ketika semua sudah terkendali kerja Bios selanjutnya adalah mencari kartu grafis. Setelah ketemu, Bios akan mengaktifkannya sekaligus melakukan cek pada ROM komputer.

Ketika tahapan kerja diatas berhasil dilakukan, Bios akan melakukan cek software yang terinstal. Ini merupakan tahapan terakhir sebelum proses diambil alih oleh sistem operasi.

Itulah pengertian proses booting dan beberapa cara kerjanya. Semoga dengan artikel singkat ini, pemahaman anda tentang komputer semakin banyak. Sehingga anda tidak bertanya-tanya lagi ketika kebetulan memperbaiki perangkat dan harus diselesaikan dengan cara melakukan booting.


0sem comentários ainda

    Enviar um comentário

    Os campos são obrigatórios.

    Se você é um usuário registrado, pode se identificar e ser reconhecido automaticamente.

    Cancelar

    Itu SEO

    0 amigos

    Nenhum(a)