Ir para o conteúdo
Mostrar cesto Esconder cesto
Voltar a Blog
Tela cheia

Pengertian, Ciri dan Proses Mitosis

28 de Outubro de 2018, 20:07 , por Itu SEO - 0sem comentários ainda | Ninguém está seguindo este artigo ainda.
Visualizado 4 vezes

Pengertian, Ciri dan Proses Mitosis - Sel merupakan kumpulan suatu materi sederhana yang dapat hidup, serta merupakan unit penyusun makhluk hidup yang terkecil. Sebagai bagian dari makhluk hidup, sel dapat membelah. Proses pembelahan sel ini akan menghasilkan penerus dari sel-sel yang lama dan dalam dunia biologi dikenal sebagai reproduksi atau pembelahan sel. Ada tiga jenis dari pembelahan sel, yaitu pembelahan amitosis, mitosis, dan meiosis. Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan mengenai pembelahan secara mitosis.

Pengertian Mitosis

Pengertian Mitosis merupakan proses pembelahan sel yang terdiri dari tahap-tahap tertentu, dimana dua sel anakan yang dihasilkan memiliki jumlah kromosom dengan sel induknya. Pembelahan secara mitosis akan menghasilkan dua sel yang identik. Contohnya yaitu reproduksi aseksual, dan proses pertumbuhan pada sel somatis pada makhluk hidup yang masih mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan.

Ciri-ciri dari Mitosis

Berikut adalah beberapa ciri yang dimiliki oleh proses mitosis:

  1. Pembelahan mitosis menghasilkan dua sel anakan
  2. Sel anakan hasil pembelahan mitosis memiliki jumlah kromosom yang sama dengan induknya serta memiliki sifat yang sama dengan induknya
  3. Pembelahan mitosis terjadi pada sel tubuh atau sel somatik
  4. Terjadi satu kali proses pembelahan
  5. Sel anak memiliki kemampuan untuk membelah lagi
  6. Terdiri dari beberapa tahapan siklus sel berupa interfase, tahap kariokinesis (profase, metafase, anafase, dan telofase), dan tahap sitokinesis.

Proses Terjadinya Mitosis

Seperti telah disebutkan sebelumnya, proses mitosis terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap interfase, tahap kariokinesis, dan tahap sitokinesis.

  1. Tahap interfase

Tahap interfase merupakan tahap awal atau peralihan sebagai persiapan sebelum terjadinya pembelahan sel. Pada tahap ini terjadi proses duplikasi DNA.

  1. Tahap kariokinesis

Tahap kariokinesis merupakan tahapan saat terjadinya proses pembelahan sel. Tahap ini terdiri dari beberapa fase, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase.

  • Profase

Pada profase, benang kromatin pada DNA mulai digabung dan berubah menjadi kromosom. Kromosom akan membelah menjadi kromatid dengan satu sentromer. Selanjutnya, dinding inti atau nukleus akan menghilang.

  • Metafase

Pada metafase, bagian kromosom mulai bergerak ke ekuator atau bagian tengah benang spindel. Kromosom akan terikat pada benang spindel melalui sentromer. Tujuannya adalah supaya pembagian DNA sama untuk kedua sel anakan.

  • Anafase

Pada anafase, masing-masing sentromer terikat pada kromatid. Kromatid akan bergerak ke bagian ujung atau kutub untuk proses pembelahan. Benang spindel memendek dan akan menarik kromatid agar dapat membelah menjadi dua bagian yang sama pada kedua kutub. Fase ini menghasilkan salinan kromosom yang saling berpaangan.

  • Telofase

Pada telofase, membran inti mulai terbentuk dan nukleus kembali muncul membentuk dua inti baru. Kromatid yang ada di dua kutub kebali berubah menjadi benang kromatin.

  1. Tahap sitokinesis

Pada tahap sitokinesis ini terjadi pembelahan sel pada sitoplasma. Tahap ini berbeda untuk sitokinesis pada hewan dan sitokinesis pada tumbuhan. Pada hewan, tahap ini terjadi setelah telofase berakhir. Pada tumbuhan, sitokinesis terjadi di telofase dan pada tahap ini terjadi pembentukan dinding pemisah antara dua anak sel.

Baca Juga :


0sem comentários ainda

    Enviar um comentário

    Os campos são obrigatórios.

    Se você é um usuário registrado, pode se identificar e ser reconhecido automaticamente.

    Cancelar

    Itu SEO

    0 amigos

    Nenhum(a)